Purwakarta, tamparan.net-Program Bantuan Pangan (Banpang) berupa beras 20 Kg dan Minyak 4 Liter dari Pemerintah, yang diperuntukan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kurang mampu, alokasi bulan Oktober dan November sedang berlangsung disalurkan.
Hal tersebut disampaikan Nirwan Hermawan, Kepala Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, melalui sekretaris desa tersebut, Yadi Permana, kepada media ini disela-sela pelayanan terhadap warga, Kamis (11/12/2025).
Menurut Yadi, pelaksanaan pembagian beras dan minyak ini sudah berjalan sejak Selasa 2 Desember 2025, mulai pagi sampai sore hari, sekitar pukul 17.00 Waktu Indonesia Barat (WIB). Warga ditunggu kedatangannya sampai Jum’at besok, 12 Desember 2025.
Bantuan pangan ini harus tersalurkan semua. Bagi warga yang sudah meninggal, alokasinya akan dialihkan kepada warga tidak mampu lainnya.
” Tentunya harus disertai berita acara yang akan ditandatangani berbagai pihak terkait. Selain itu berbagai bukti penunjang lainnya, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kartu Keluarga (KK) gambar rumah penerima dan kronologinya,” kata Yadi.
Warga penerima ini sekaligus akan didaftarkan sebagai KPM penerima selanjutnya. Kami ajukan, namun keputusan dari pihak atas, kami hanya mendaftarkan.
” Tentunya, masih banyak KPM dari warga kami yang belum mendapatkan bantuan semestinya, masih ada kekurangan lah intinya. Mudah-mudahan kedepannya lebih meningkat dan lebih baik lagi pelayanan terhadap masyarakat. Perlu dorongan semua pihak untuk merealisasikannya,” ucap Yadi penuh harap.
Lebih jauh Yadi sampaikan, jumlah keseluruhan penerima di desa Sukajaya sebanyak 499 KPM.
Kami belum bisa memastikan berapa banyak KPM yang akan mendapatkan sesuai catatan saat ini. Apakah akan ada yang dialihkan karena suatu hal yang sudah ditentukan sesuai aturan seperti penerima meninggal, mengundurkan diri karena merasa sudah mampu atau lainnya, ini belum diketahui,” ucapnya.
” Ya kami lihat Jum’at besok. Karena kan ini harus tersalurkan semuanya, kepada warga yang sesuai kategori berhak menerima program bantuan pangan ini,” pungkasnya.
(Laela)






