Pencarian korban hanyut di Sungai Ciasem, wilayah Parung Kabupaten Subang terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Tim SAR, BPBD, FKPM Giri Lodra Parung, aparat kelurahan, TNI-Polri, serta warga setempat.

Peristiwa ini bermula sejak Rabu sore (11/02/2026), saat hujan deras mengguyur wilayah Parung dan sekitarnya tanpa henti. Curah hujan tinggi tersebut menyebabkan meluapnya debit air Sungai Ciasem Parung, hingga merendam kandang ayam warga dan mengakibatkan satu warga RW 08 Parung Girang hanyut terbawa arus deras sungai.
Proses pencarian sempat dihentikan sementara pada malam hari karena kondisi gelap dan faktor keselamatan, mengingat medan yang sulit serta derasnya arus sungai. Namun, pencarian kembali dilanjutkan keesokan harinya oleh tim gabungan.
“Korban sempat berteduh di pinggir Sungai Ciasem. Diduga korban mencoba menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah, namun air sungai tiba-tiba meluap dengan arus yang sangat deras. Korban tidak mampu menahan kuatnya arus sehingga hanyut terbawa aliran sungai,” jelas Bos Aping.
Turut hadir dan terlibat langsung dalam proses pencarian antara lain:
- Lurah Parung
- Sekretaris Kelurahan
- Babinsa
- Bhabinkamtibmas Polsek Subang
- Anggota FKPM
- Tokoh FKPM H. Darmun
- Ketua RW 08 Bos Aping
- Warga RW 08 Parung Girang.
Upaya pencarian terus dilakukan secara intensif dengan menyisir aliran Sungai Ciasem dan titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi terdamparnya korban.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam proses pencarian, dan tim gabungan terus berupaya maksimal agar korban dapat segera ditemukan.






