-
DAYS
-
HOURS
-
MINUTES
-
SECONDS

Engage your visitors!

Beranda / purwakarta / Dari 15 Desa, Baru Beberapa KDMP Gelar RAT: Koperasi Desa di Wanayasa Masih Jalan di Tempat

Dari 15 Desa, Baru Beberapa KDMP Gelar RAT: Koperasi Desa di Wanayasa Masih Jalan di Tempat

Purwakarta/tamparan.net

Sebagian pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2025 sebagai bentuk menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.

RAT KDMP Sukadami 

Dari total 15 desa di Kecamatan Wanayasa, baru beberapa KDMP yang telah melaksanakan RAT, yakni KDMP Wanasari, KDMP Sukadami, dan KDMP Simpang, KDMP Nangerang, KDMP Sumurugul, KDMP Raharja, KDMP Legokhuni dan KDMP Cibuntu. 

Sementara itu, pada Senin (30/3/2026), RAT juga telah dilaksanakan oleh pengurus KDMP Sukadami.

Ketua KDMP Sukadami, Riva Astaparaja, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyelesaikan RAT tahun buku 2025. Namun, terkait kegiatan usaha, koperasi tersebut masih dalam tahap penjajakan.

“Kami baru akan berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Sukadami untuk pengelolaan layanan seperti pengambilan bantuan PKH melalui koperasi desa serta pembayaran listrik dan air,” ujarnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini KDMP Sukadami belum menjalankan program simpan pinjam karena masih fokus mencari peluang usaha yang lebih stabil.

“Kami khawatir jika langsung menjalankan simpan pinjam tanpa persiapan matang, justru akan mengalami kendala atau mandek,” tambahnya.

RAT KDMP Legokhuni 

Begitu pun Kegiatan RAT kamis siang ini dilaksanakan Pengurus KDMP Legokhuni dengan dukungan penuh dari Kepala Desa beserta Perangkat  dan seluruh Anggota Kopdes. 

Di sisi lain, Ketua KDMP Sakambang, Tubagus Pratama, mengungkapkan bahwa dirinya telah mengundurkan diri dari jabatannya sejak 17 Maret 2025.

Saya mengundurkan diri karena banyak hal yang tidak sesuai dengan harapan dalam menjalankan koperasi, terutama kurangnya motivasi dari pengurus lain dan pemerintah desa. Keputusan ini saya ambil tanpa paksaan dari pihak manapun,” jelasnya.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *