PURWAKARTA, tamparan.net-Tidak lama lagi, Mahasiswa Semester 7 Universitas Kartamulia Purwakarta akan segera mengakhiri kegiatan Program Kerja Kuliah Kerja Nyata (Proker KKN) di Desa Pasanggrahan Kecamatan Bojong Kabupaten Purwakarta Jabar.

Tepatnya tanggal 12 November 2025, Peserta KKN Mahasiswa Universitas Kartamulia Purwakarta akan dilakukan penarikan mengakhiri kegiatan Proker KKN di Desa Pasanggrahan dan akan kembali aktif lagi melakukan Kegiatan Belajar dan Mengajar di Kampus Universitas Kartamulia Purwakarta di Jalan Batu Datar Desa Sukatani Kabupaten Purwakarta.
Akan tetapi, dari sekian Kegiatan Proker yang dilakukan seluruh Peserta KKN Mahasiswa UK tersebut, dijadwalkan hingga tanggal 11 November 2025 akan terus aktif merealisasikan proker utama di Bidang Pendidikan, Hukum, Kesehatan dan Sosial Budaya.
Seperti halnya, minggu (09/11/2025) Peserta KKN Mahasiswa Universitas Kartamulia Purwakarta untuk kesekian kalinya mendatangi Ibu Warsiah selaku Pelaku UMKM di Dusun 2 Kampung Depok Tonggoh Desa Pasanggrahan.
“Kami sengaja berkunjung lagi ke rumahnya Ibu Warsiah selaku pengrajin pembuatan keripik singkong dan pisang ini untuk memberikan label dagangan keripik miliknya Bu Warsiah,” ujar salah seorang Peserta KKN Mahasiswa Universitas Kartamulia Purwakarta, Riswan.
“Kebetulan, untuk perizinan UMKM pembuatan keripik singkong dan pisang milik Bu Warsiah sudah mengantongi izin usaha berupa Nomor Induk Berusaha (NIB) yang merupakan identitas resmi bagi pelaku usaha yang menggantikan berbagai izin terdahulu seperti Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Angka Pengenal Import (API),” ujar Riswan.
“Untuk usaha keripik singkong dan pisang milik Bu Warsiah kami beri nama label “ZAHRA”. Dengan adanya label makanan tersebut tentu akan bermanfaat sekali, diantaranya aneka keripik singkong dan pisang akan lebih dikenal sebagai bentuk informasi produk kepada para konsumen, memastikan kepatuhan terhadap regulasi, mendukung operasional penjualan dan dapat menciptakan kesan produk berkualitas tinggi,” pungkas Riswan yang diamini oleh Mahasiswa UK lainnya.
(Jal)






