-
DAYS
-
HOURS
-
MINUTES
-
SECONDS

Engage your visitors!

Beranda / purwakarta / Mewujudkan ASN Berakhlak, Strategi Disnakertrans Purwakarta dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan

Mewujudkan ASN Berakhlak, Strategi Disnakertrans Purwakarta dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan

Purwakarta, tamparan.net – Nilai-nilai dasar budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) harus dipahami, dihayati dan yang paling penting diwujudkan dalam perilaku sehari-hari yang berorientasi kepada pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaftif dan kolaboratif bukan sekedar slogan atau jargon.

Hal tersebut disampaikan Tuti Gantini,  Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Purwakarta, kepada media ini diruang kerjanya, Jum’at (23/1/2026).

Menurutnya, hal tersebut sudah disampaikan kepada ASN Disnakertrans Purwakarta, dalam Sosialisasi implementasi core value ASN Barakhlak, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Tuti sampaikan, sebagai perangkat daerah yang berhadapan langsung dengan masyarakat tentunya harus siap, khususnya dalam pelayanan ketenagakerjaan dan transmigrasi.

“Disnakertrans dituntut untuk menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, cepat dan berintegritas. Di sinilah nilai “BERAHLAK” menjadi pedoman utama dalam dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi kami. Saya ingin menekankan bahwa implementasi berakhlak harus dimulai dari diri kita masing-masing,” ungkapnya.

Tuti menjelaskan, berorientasi pelayanan berarti menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas. ASN siap melayani sepenuh hati, memahami kebutuhan masyarakat dan memberikan solusi terbaik dengan ramah, cekatan, solutif dan dapat diandalkan juga melakukan perbaikan tiada henti.

Diterangkannya, akuntabel berarti setiap tugas dapat dipertanggungjawabkan, melaksanakan tugas dengan jujur, cermat, disiplin dan berintegritas tinggi, menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggungjawab, efektif dan efisien serta tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan.

Kompeten menuntut kita terus belajar dan meningkatkan kapasitas dengan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah, membantu orang lain belajar serta melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik,” jelas Tuti.

Lebih jauh disampaikannya, Harmonis mengajak bekerjasama saling menghargai, membangun situasi kerja yang inklusuif sehingg mampu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.

Loyal menegaskan kesetiaan pada negara dan organisasi. Adaptif menuntut kesiapan menghadapi perubahan. Kolaboratif mengajak kita bekerjasama, bukan berjalan sendiri-sendiri.

Diharapkannya, melalui sosialisasi itu, seluruh ASN Disnakertrans tidak hanya memahami konsep berakhlak dalam budaya kerja, pelayanan publik dan kinerja organisasi juga mampu diimplementasikannya dengan nyata.

“Jadi, mari kita jadikan nilai-nilai “BERAKHLAK” sebagai identitas dan karakter ASN Disnakertrans Kabupaten Purwakarta. Dengan ASN Berakhlak, saya yakin pelayanan kepada masyarakat akan semakin berkualitas dan kepercayaan publik kepada pemerintah daerah akan semakin meningkat,” ucapnya.

Pihaknya mengajak, seluruh ASN  berkomitmen bersama membangun budaya kerja berakhlak, demi terwujudnya Disnakertrans yang profesional, berintegritas dan melayani sepenuh hati.

(Laela)