-
DAYS
-
HOURS
-
MINUTES
-
SECONDS

Engage your visitors!

Beranda / Religi / Momentum Ramadhan, Tiga Ponpes di Jabar Santuni 45 Anak Yatim Dalam Acara Buka Bersama 

Momentum Ramadhan, Tiga Ponpes di Jabar Santuni 45 Anak Yatim Dalam Acara Buka Bersama 

Purwakarta/tamparan.net 
Pembina 45 anak yatim dari tiga pondok pesantren di tiga kabupaten di Jawa Barat menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus santunan anak yatim di Area Wisata Religi Tajug Gede Cilodong, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (7/3/2026) atau bertepatan dengan 17 Ramadhan 1447 Hijriah.

Tiga pondok pesantren tersebut yakni Ponpes Baitul Burhan Kabupaten Karawang binaan Ustadz H. Agus Rahmat, S.Ag, Ponpes Riyadhul Jannah Kabupaten Subang binaan Ustadz Apud Mahpudin, serta Ponpes Al-Hidayah Kabupaten Purwakarta binaan Ustadz Subhan.

Kegiatan ini dihadiri jajaran pembina anak yatim dari tiga ponpes, para asatidz dan asatidzah, serta sekitar 60 anak yatim dan santri yang menjadi penerima manfaat.

Acara buka puasa bersama tersebut merupakan agenda rutin tahunan. Pada kesempatan kali ini, kegiatan juga menghadirkan penceramah Habib Hasan dari Jakarta.

Rangkaian acara dipandu oleh Ustadz Subhan selaku pembawa acara. Kegiatan diawali dengan doa dan tawasul yang dipimpin oleh Muhammad Rijal, anak yatim dari Ponpes Riyadhul Jannah.

Tawasul tersebut dikhususkan kepada almarhum dan almarhumah keluarga para donatur yang telah memberikan bantuan sedekah, di antaranya keluarga almarhum dan almarhumah Bapak AKP Yoga Prayoga, SH, keluarga almarhum dan almarhumah Bapak Kapten Kav Unang Sunarya, serta keluarga almarhum dan almarhumah Bapak Mulyono.

Ustadz H. Agus Rahmat yang bertugas sebagai penerima sekaligus pengumpul bantuan sedekah menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi.

“Marhaban ya Ramadhan. Terima kasih, jazakumullahu khairan kepada semua pihak, khususnya para donatur yang telah memberikan bantuan sedekah sehingga acara buka puasa bersama dan santunan anak yatim ini dapat terlaksana dengan baik, aman, dan kondusif,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa bagi anak yatim yang belum menerima santunan pada kegiatan kali ini, insyaallah akan diberikan pada saat Hari Raya Idulfitri nanti.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Habib Hasan menyampaikan empat keutamaan menyantuni anak yatim.

Pertama, orang yang menyantuni anak yatim akan dekat dengan Rasulullah SAW di surga, seperti dekatnya jari telunjuk dan jari tengah.

Kedua, dijamin masuk surga. Menurutnya, siapa yang memelihara anak yatim dari kalangan umat Muslim, memberi makan dan minum kepada mereka, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga, kecuali jika ia melakukan dosa yang tidak diampuni.

Ketiga, terhindar dari siksa pada hari kiamat. Orang yang menyayangi anak yatim dengan penuh kelembutan tidak akan disiksa oleh Allah pada hari akhir.

Keempat, menjadi amal yang tidak terputus. Ketika seseorang meninggal dunia, amalnya terputus kecuali tiga perkara, yakni sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak saleh.

Menurutnya, anak yatim yang dirawat dan dibantu juga akan mendoakan orang yang telah menolong mereka.
“Jika manusia meninggal dunia, maka terputus amalnya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya,” pungkasnya.

Penulis : Bah Endang
Sumber : Ustadz Apud Mahpudin
Editor : Andhi Jal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *