-
DAYS
-
HOURS
-
MINUTES
-
SECONDS

Engage your visitors!

Beranda / purwakarta / Pengurus KDMP Wanayasa Purwakarta Desak Pemerintah Pusat Alokasikan Anggaran Pembelian Lahan Pembangunan Gedung KDMP

Pengurus KDMP Wanayasa Purwakarta Desak Pemerintah Pusat Alokasikan Anggaran Pembelian Lahan Pembangunan Gedung KDMP

Purwakarta / tamparan.net 
Kami Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di wilayah Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, khususnya, dan Kabupaten Purwakarta pada umumnya, akan terus menyuarakan aspirasi dan kebutuhan riil di lapangan kepada Pemerintah Pusat.

Kami berharap Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui jajaran instansi kementerian terkait, dapat mengupayakan alokasi anggaran khusus untuk pembelian tanah/lahan sebagai dasar pembangunan gedung KDMP.

Saat ini, di Kabupaten Purwakarta baru puluhan KDMP yang telah berhasil dibangun, itupun karena telah tersedia lahan aset desa atau tanah negara. Sementara itu, sebagian besar KDMP lainnya belum dapat membangun gedung operasional karena terkendala ketiadaan lahan tanah sebagai lokasi pembangunan.

Kondisi ini menjadi hambatan serius dalam percepatan program KDMP sebagai instrumen strategis penguatan ekonomi desa, distribusi logistik, serta penguatan kemandirian ekonomi masyarakat.

Oleh karena itu, kami Pengurus KDMP di Kabupaten Purwakarta secara tegas meminta kepada Pemerintah Pusat agar: Mengalokasikan anggaran khusus pembelian tanah/lahan bagi KDMP yang tidak memiliki aset tanah.

Menyusun skema pembiayaan nasional yang adil dan merata bagi seluruh KDMP, bukan hanya yang memiliki aset desa/tanah negara.

Menjadikan pembangunan fisik gedung KDMP sebagai program prioritas nasional, sejalan dengan visi penguatan ekonomi desa dan koperasi rakyat.
Kami meyakini, tanpa solusi konkret terhadap persoalan lahan, maka program KDMP akan mengalami ketimpangan pembangunan antarwilayah, serta menghambat tujuan besar negara dalam membangun ekonomi kerakyatan berbasis koperasi yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan.

KDMP bukan hanya simbol program, tetapi instrumen strategis ekonomi rakyat. Karena itu, negara harus hadir secara nyata dalam penyediaan infrastrukturnya.

Penulis: Jalaludin (Ketua KDMP Simpang Wanayasa) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *