Purwakarta/tamparan.net
Purwakarta, Tamparan.net – Suasana penuh khidmat mewarnai kegiatan pengajian yang digelar di Padepokan milik Pak Ayi, Kampung Warung Gombong, Desa Simpang, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Senin malam (13/7/2026).

Dalam kajian tersebut, Ustadz Muhammad Khoerudin menyampaikan berbagai nasihat keagamaan yang mencakup akidah, syariat, dan akhlak. Beliau mengajak jamaah untuk memperkuat keimanan kepada Allah SWT, para nabi dan rasul, malaikat, kitab-kitab Allah, hari akhir, serta memahami pentingnya menerima ilmu agama dengan bimbingan para ulama.
Ustadz Muhammad Khoerudin menjelaskan bahwa manusia harus menyadari hakikat kematian sebagai kepastian yang akan dialami setiap makhluk. Oleh karena itu, seorang Muslim harus mempersiapkan bekal akhirat dengan memperbanyak amal saleh, menjaga ibadah, serta mencari rezeki yang halal sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa ilmu agama tidak cukup hanya dipelajari, tetapi harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Ilmu yang diamalkan akan menjadi cahaya yang membimbing manusia menuju kebaikan.
Hal tersebut sejalan dengan pesan Imam Al-Ghazali dalam kitab Bidayatul Hidayah, bahwa tujuan mencari ilmu bukan untuk mendapatkan pujian atau kedudukan, melainkan untuk memperbaiki hati, membentuk akhlak mulia, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Imam Al-Ghazali mengingatkan:
“Ilmu tanpa amal adalah kegilaan, dan amal tanpa ilmu adalah kesia-siaan.”
Maknanya, ilmu harus diwujudkan dalam perbuatan nyata, sebab hakikat ilmu adalah memberikan perubahan pada sikap dan perilaku seseorang.
Dalam kajian tersebut juga disampaikan hadis Rasulullah SAW:
“Perumpamaan petunjuk dan ilmu yang Allah mengutusku dengannya adalah seperti hujan yang turun ke bumi. Di antara bumi itu ada yang menerima air lalu menumbuhkan banyak tanaman, ada yang menahan air sehingga manusia mengambil manfaat darinya, dan ada pula yang tandus tidak menumbuhkan tanaman.” (HR. Bukhari No. 79 dan Muslim No. 2282).
Hadis tersebut menggambarkan bahwa manusia yang mendapatkan ilmu hendaknya menerima, memahami, mengamalkan, serta memberikan manfaat kepada orang lain.
Selain itu, Ustadz Muhammad Khoerudin mengingatkan jamaah untuk menjaga shalat wajib, memperbanyak ibadah sunnah seperti shalat tahajud, menjauhi sifat riya’, selalu bersyukur atas nikmat Allah SWT, serta tidak berlebihan mencintai dunia.
Diakhir ceramahnya, beliau pun berpesan kepada seluruh jama’ah bahwa dalam kegiatan pengajian tersebut diharapkan menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan pemahaman masyarakat agar ilmu yang diperoleh tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
(Red)






