Purwakartatamparan.net
Festival Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Lapangan Pesanggrahan Padjadjaran, Kabupaten Purwakarta, Minggu (12/7/2026), berlangsung meriah. Ribuan warga mengikuti jalan santai, senam sehat, dan mengunjungi ratusan stan UMKM serta koperasi yang memamerkan produk unggulan daerah.

Di balik kemeriahan acara, sejumlah pelaku UMKM dan pengunjung berharap Pemerintah Kabupaten Purwakarta dapat meningkatkan pembinaan serta pemerataan pelayanan bagi pelaku usaha kecil agar seluruh UMKM memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.
Salah seorang pengunjung, Nisa (43), menilai kegiatan tersebut sangat meriah dan memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha. Namun, menurutnya masih ada pelaku UMKM yang merasa terbebani dengan biaya keikutsertaan serta membutuhkan pendampingan yang lebih intensif.

“Acara ini sangat meriah, tetapi pembinaan harus lebih merata. Jangan sampai pelaku UMKM yang baru merintis merasa kesulitan karena keterbatasan modal maupun biaya mengikuti pameran,” ujarnya.
Pendapat serupa disampaikan Idan Hadi Kusumah, penjaga salah satu stan pameran. Ia mengaku terbantu karena produk yang dipasarkan menjadi lebih dikenal masyarakat. Meski demikian, ia berharap pemerintah terus meningkatkan pembinaan terhadap koperasi dan UMKM agar tidak hanya pelaku usaha tertentu yang berkembang.
“Kami senang bisa ikut memperkenalkan produk. Ke depan kami berharap pembinaan dilakukan secara merata sehingga seluruh UMKM dan koperasi dapat naik kelas bersama,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Purwakarta, Hariman Budi Anggoro, mengatakan Festival UMKM dan Gebyar Harkopnas 2026 mengusung tema “UMKM Naik Kelas, Koperasi Maju, Purwakarta Istimewa” sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.
Menurutnya, saat ini terdapat 651 koperasi aktif dengan 25.407 anggota di Kabupaten Purwakarta. Sebanyak 135 pelaku UMKM dan 83 koperasi turut berpartisipasi dalam festival tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Purwakarta berkomitmen mendorong UMKM naik kelas melalui digitalisasi, penguatan koperasi, peningkatan kualitas produk, serta perluasan akses pasar agar mampu menjadi motor penggerak perekonomian daerah,” ujar Hariman.
Selain pameran produk unggulan, kegiatan juga menghadirkan pelayanan kesehatan gratis, layanan kesehatan hewan, hiburan seni budaya, pembagian doorprize, serta pemberian berbagai penghargaan kepada koperasi dan pelaku UMKM berprestasi.
Festival tersebut dihadiri Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, jajaran Forkopimda, Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta, Dandim 0619/Purwakarta, Kapolres Purwakarta, kepala OPD, anggota koperasi, pelaku UMKM, dan masyarakat yang antusias memadati lokasi acara.
Sejumlah pelaku usaha berharap kegiatan serupa tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga diikuti dengan pembinaan berkelanjutan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kemudahan akses permodalan, serta kebijakan yang mampu mendorong pertumbuhan UMKM dan koperasi secara merata di Kabupaten Purwakarta.
(Laela)



