Purwakarta/tamparan.net
Selama kurang lebih tiga tahun terakhir, bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Depok, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, tidak lagi beroperasi sebagai fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Berdasarkan pantauan Tamparan.net pada Senin (7/7/2026), kondisi bangunan yang berada di sisi Jalan Raya Darangdan–Plered tersebut tampak memprihatinkan. Sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan akibat tidak digunakan dalam waktu yang cukup lama.
Pintu dan kusen bangunan terlihat mulai keropos, jendela mengalami kerusakan, sementara sebagian plafon sudah berlubang. Area halaman depan maupun belakang juga dipenuhi rumput liar setinggi mata kaki hingga lutut orang dewasa yang hampir menutupi seluruh area sekitar bangunan.
Di bagian samping bangunan, terlihat kondisi yang tidak terawat dan diduga menjadi tempat bersarangnya burung hantu. Kondisi tersebut memunculkan anggapan di kalangan masyarakat bahwa Pustu sudah lama tidak difungsikan sebagai pusat pelayanan kesehatan.
Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya pada Senin (7/7/2026), Kepala Tata Usaha Puskesmas Darangdan, Mulyono, mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Puskesmas Darangdan, menjelaskan bahwa tiga tenaga kesehatan yang sebelumnya bertugas di Pustu Desa Depok, yaitu Hj. Ika, Mery, dan Desi, hingga kini tetap aktif menjalankan tugas.
“Ketiga petugas tersebut tetap aktif. Apabila tidak ada pelayanan pasien di Pustu, mereka melaksanakan tugas sesuai profesinya di Puskesmas Darangdan,” ujar Mulyono.
Ia juga mengungkapkan bahwa bangunan Puskesmas Pembantu Desa Depok telah masuk dalam rencana renovasi pada tahun 2027.
“Kami merencanakan gedung Pustu ini akan direnovasi pada tahun 2027,” pungkasnya.
Reporter: Bah Endang
Editor: Andhi Jalal






