Bekasi/tamparan.net
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) berencana menghadirkan ajang olahraga rakyat berupa lomba perahu dayung memperebutkan Piala Gubernur Jawa Barat di kawasan Kalimalang, Kota Bekasi.

Rencana tersebut disampaikan KDM dalam Rapat Koordinasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat yang digelar di Aula Nonon Sonthanie, Kantor Wali Kota Bekasi, Jumat (4/9/2026).
Lomba dayung tersebut direncanakan berlangsung bersamaan dengan momentum Porprov XV Jabar, namun menjadi agenda tersendiri di luar pertandingan resmi Porprov. Ke depan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi agenda tahunan.
Menurut KDM, Kalimalang memiliki potensi besar untuk dikembangkan tidak hanya sebagai saluran air, tetapi juga sebagai ruang aktivitas olahraga dan destinasi wisata air bagi masyarakat.
“Potensi Kalimalang dapat dikembangkan menjadi salah satu ikon wisata air di Kota Bekasi. Untuk memperkenalkan potensi tersebut kepada masyarakat luas, kegiatan lomba dayung Piala Gubernur akan menjadi salah satu bentuk promosi sekaligus penggerak aktivitas olahraga rakyat di kawasan Kalimalang,” ujar KDM.
Selain menjadi ajang kompetisi, lomba dayung diharapkan mampu menciptakan ruang interaksi baru bagi masyarakat sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian, khususnya bagi pelaku UMKM di sekitar kawasan Kalimalang.
KDM juga menekankan pentingnya kesiapan seluruh daerah dalam mendukung pelaksanaan Porprov XV Jabar. Kota Bekasi dinilai telah menunjukkan kesiapan, khususnya dari sisi sarana dan prasarana.
Gagasan tersebut mendapat sambutan positif dari Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. Ia mengatakan, pengembangan destinasi wisata air merupakan salah satu impian yang ingin diwujudkan Pemerintah Kota Bekasi.
“Kalimalang memiliki potensi yang dapat dikembangkan menjadi objek wisata tambahan, sehingga masyarakat tidak hanya melihat Kalimalang sebagai bagian dari infrastruktur pengairan, tetapi juga sebagai ruang publik dan destinasi yang dapat dinikmati bersama. Kita memang punya mimpi untuk memiliki destinasi wisata air di Kota Bekasi,” ungkap Tri.
Tri berharap sinergi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bekasi melalui kegiatan olahraga rakyat tersebut dapat menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali potensi Kalimalang.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, KONI, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan Porprov XV Jabar.
“Upaya yang kita lakukan ini bagian dari sebuah orkestrasi yang dibangun oleh Gubernur. Ada keteladanan dalam pola kerja dan inisiasi dari Gubernur, bagaimana seluruh daerah bisa bergerak bersama,” kata Tri.
Dalam kesempatan tersebut, Tri juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan anggaran sekitar Rp65 miliar untuk kebutuhan penyelenggaraan Porprov. Sementara sekitar Rp70 miliar dialokasikan untuk kesiapan atlet, sehingga total dukungan anggaran mencapai sekitar Rp135 miliar.
Ia berharap seremoni pembukaan Porprov XV Jabar dapat menjadi momentum yang kuat dan membanggakan bagi masyarakat.
“Tentu kita berharap seremoni pembukaan juga menjadi bagian yang luar biasa,” tegas Tri.
Dengan hadirnya lomba dayung Piala Gubernur, Kalimalang diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari sistem pengairan, tetapi juga berkembang sebagai ruang olahraga rakyat, ruang publik, sekaligus destinasi wisata air baru di Kota Bekasi.
(Laela)



