PURWAKARTA – tamparan.net ||Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 di Desa Cileunca, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, terus berjalan sebagai upaya meningkatkan kualitas jaringan irigasi demi menunjang produktivitas pertanian.

Berdasarkan papan informasi kegiatan, proyek tersebut dilaksanakan oleh P3A Tirta Nawasena Cileunca dengan nilai bantuan sebesar Rp195.000.000 yang bersumber dari APBN Tahun 2026. Kegiatan peningkatan jaringan irigasi ini berada di bawah pembinaan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan ditargetkan selesai dalam waktu 45 hari kalender.
Ketua P3A Tirta Nawasena Cileunca, Fahad Riyadi, mengatakan pembangunan jaringan irigasi ini diharapkan mampu memperlancar distribusi air ke lahan pertanian sehingga kebutuhan air bagi para petani dapat terpenuhi secara optimal.

“Program P3-TGAI ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan petani. Kami berkomitmen melaksanakan pekerjaan sesuai dengan petunjuk teknis agar hasilnya berkualitas dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para petani di Desa Cileunca,” ujar Fahad Riyadi.
Menurutnya, keberadaan jaringan irigasi yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan hasil produksi pertanian. Oleh karena itu, seluruh proses pelaksanaan dilakukan dengan mengedepankan semangat gotong royong, transparansi, dan tanggung jawab.
Masyarakat berharap pembangunan irigasi tersebut dapat selesai tepat waktu sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas pertanian serta meningkatkan kesejahteraan para petani di Desa Cileunca.
Dengan adanya program P3-TGAI, diharapkan infrastruktur irigasi di wilayah Kecamatan Bojong semakin baik, memperkuat ketahanan pangan, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi sektor pertanian di Kabupaten Purwakarta. (Red)






